Rabu, 26 Agustus 2015


TUGAS
ENGENHARIA SOFTWARE

OLEH


Nama               : Policarpos do Nascimento
Nim                 : 13.04.01.205
Smster             : VI/E
Fakultas           : Teknik
Jurusan            : Informatik




UNIVERSIDADE ORIENTAL TIMOR LOROSA’E
(UNITAL)
2015

  1 . Faktor –Faktor  yang mempengaruhi Munculnya Software Eng   
A.    Pengantar
Berbicara tentang rekayasa perangkat lunak, bukanlah berbicara tentang pemrograman untuk membangun sebuah perangkat lunak. Apa yang dibahas di dalam rekayasa perangkat lunak adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk membangun perangkat lunak dan kegiatan yang menaunginya sehingga perangkat lunak yang dihasilkan sesuai dengan standar mutu yang ditentukan. 
Dalam Rekayasa Perangkat Lunak umumnya ada beberapa kegiatan yang senantiasa ada pada model proses apapun : identifikasi kebutuhan, desain, pengkodean, penerapan, dan pemeliharaan.Kegiatan lain yang menaungi rekayasa perangkat lunak adalah jaminan mutu perangkat lunak [SQA- Software Quality Assurance]. Semua Proses tersebut akan dipengaruhi oleh tiga pihak yaitu SPONSOR, USER, dan DEVELOPER.
B.     Latar belakang Disiplin Rekayasa Perangkat Lunak

Faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya RPL :
Y       Ketidakmampuan organisasi memprediksi waktu, usaha dan biaya untuk membangun perangkat lunak
Y       Perubahan nisbah/rasio beaya perangkat keras thd harga perangkat lunak
Y       Kemajuan pesat perangkat keras
Y       Kemajuan dalam teknik-teknik pembuatan perangkat lunak
Y       Tuntutan yang lebih tinggi thd jumlah perangkat lunak
Y       Tuntutan yang lebih tinggi thd mutu perangkat lunak
Y       Meningkatnya peran pemeliharaan
C.    Pengertian Perangkat Lunak [Software]
Sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah.
D.    Jenis Perangkat Lunak

Berdasarkan cara pembuatan ada 2 :
a.       Perangkat Lunak Generik (Generic Software)
Merupakan perangkat lunak yang berdiri sendiri (stand alone) dengan menggunakan standar tertentu yang diproduksi oleh organisasi pengembang perangkat lunak (vendor) dan biasa dijual secara bebas dan siapapun dapat membeli.
b.      Perangkat Lunak Pesanan (Order Software)
Merupakan perangkat lunak yang dipesan oleh pelanggan tertentu kepada pengembang perangkat lunak (vendor) untuk memenuhi kebutuhan fungsi tertentu yang dikehendaki pemesan.
E.     Perbedaan PENTING!
Pada produk generik, organisasi yang mengembangkan perangkat lunak mengontrol spesifikasi perangkat lunak. Sedangkan pada produk pesanan, spesifikasi biasanya dikembangkan dan dikontrol oleh organisasi yang membeli perangkat lunak tersebut.
Berdasarkan penggunaan ada 8 :
a.       System Software
Perangkat lunak yang bertanggungjawab untuk mengendalikan, mengintegrasikan, dan mengelola komponen perangkat keras atau perangkat lunak lainnya tanpa melihat jenjang dari perangkat lunak tersebut.
b.      Real-Time Software
Perangkat lunak yang dgunakan un memonitor, meng-analisa, dan mengendalikan tiap peristiwa yang terjadi secara langsung.
c.       Businees Software
Perangkat keras yang dipergunakan untuk mengelola kerumitan proses bisnis dalam organisasi, perangkat ini biasanya ter-integrasi satu dengan yang lainnya membentuk sebuah jejaring system dalam organisasi yang kemudian di dalam organisasi disebut Management Information System.
d.       Engineering and Scientific software
e.       Perangkat keras yang disusun secara khusus mengikut sertakan berbagai rumus-rumas pada ilmu pengetahuan tertentu, perangkat lunak ini bisanya dilakukan untuk proses simulasi suatu kejadian.
f.       Embedded software
perangkat lunak ini sebagai pengendali terhadap peralatan tersebut , misal keypad pada perangkat rumah tangga, panel control mobil, perangkat, instrument pemutus arus pada pembangkit listrik dan lain-lain.
g.      Personal Software
Perangkat lunak yang dibuat untuk membantu menyelesaikan/memenuhi pekerjaan manusia secara individual.
h.      Web base software
Perangkat lunak yang dipergunakan untuk menjalankan bernagai perintah pada jejaring internet.
i.        Artificial intelligence software
Perangkat lunak ini dibuat untuk menyelesaikan pekerjaan rumit dan non numerical algorithm, menggunakan metoda neumal network.
F.     Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa perangkat lunak berasal dari 2 kata yaitu Software( Perangkat Lunak) dan Engineering (Rekayasa).
Perangkat Lunak (Software) adalah source code pada suatu program atau sistem.  Engineering atau Rekayasa adalah aplikasi terhadap pendekatan sistematis yang berdasar atas ilmu pengetahuan dan matematis serta aplikasi tentang produksi terhadap struktur,mesin, produk, proses atau sistem.  RPL adalah pendekatan sistematis untuk merekayasa perangkat lunak yang handal/bermutu, tepat waktu dan dengan biaya yang optimal.
G.    Karakteristik Perangkat Lunak
Y       Maintanability (Dapat Dirawat), Perangkat Lunak harus dapat memenuhi perubahan kebutuhan
Y       Dependability, Perangkat Lunak harus dapat dipercaya
Y       Efisiensi, Perangkat Lunak harus efisien dalam penggunaan resource
Y       Usability, Perangkat Lunak harus dapat digunakan sesuai dengan yang Direncanakan
H.    Mutu Perangkat Lunak
Seperti bahasan yang diatas tadi, sebuah Perangkat Lunak dipengaruhi oleh 3 pihak. Ketiga pihak tersebut sangat berperan aktif mulai dari proses awal sampai proses penerapan perangkat lunak tersebut. Mutu Perangkat Lunak dapat disebut baik atau buruk tergantung dengan kerjasama ketiga pihak yaitu
a.       Sponsor
Seseorang atau organisasi yang membiayai/membayar selama pengembangan perangkat lunak
b.      User
Seseorang yang secara langsung berinteraksi terhadap eksekusi perangkat lunak. (Yang menggunakan/menikmati Perangkat Lunak tersebut)

c.       Developer
Seseorang atau Organisasi yang memberikan modifikasi atau yang membuat perangkat lunak tersebut.
Gambar 1.1. Gambar Sisi Pandang dari komponen kategori terhadap Mutu Perangkat Luna
2. Terdapat hal-hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan bahasa pemrograman
Sebelum seseorang terjun ke dalam bidang pemrograman, ada beberapa syarat yang harus di penuhi, biar belajar pemrograman ini tidak menjemukan, diantaranya adalah :
  1. Hobi atau senang dengan utak-atik, hal ini mutlak di perlukan, karena kesenanganlah yang membuat programming menjadi menarik dan tidak menakutkan, serta tidak menjemukan.
  2. High curiousity, yakni rasa penasaran yang tinggi. Yakni bagaimana memecahkan sebuah masalah pemrograman sampai ketemu dan selesai masalahnya, bahkan mungkin tidak bisa tidur, bagaimana menyelesaikan masalah itu.
  3. Mau belajar. Jadi seorang programmer jangan mudah puas, harus terus mengasah skill dan kemampuan biar bisa bersaing dengan yang lainnya.
  4. Bisa bahasa inggris minimal pasif, mengingat semua manual pemrograman saat ini kebanyakan masih berbahasa inggris. Tapi dengan adanya Google Translator, mungkin masalah ini sebentar lagi teratasi.
Keempat syarat di atas mungkin bukanlah syarat mutlak, tetapi minimal harus dimiliki oleh seorang programmer.

Adapun langkah-langkah belajar bahasa pemrograman adalah sebagai berikut :
  1. Menentukan bahasa pemrograman yang cocok. Bahasa pemrograman yang mudah di pelajari belum tentu cocok dengan karakter kita, karena bahasa pemrograman yang bagus itu tidak hanya mudah di pelajari, tetapi menyediakan fitur-fitur yang cukup lengkap untuk membuat suatu aplikasi yang kita inginkan. Bila orientasi kita adalah bidang pekerjaan yang nanti kita tekuni, maka carilah bahasa pemrograman yang paling banyak di pakai di dunia, seperti Java, PHP, C++, ASP dan lain-lain. Bahasa pemrograman tersebut mendukung konsep OOP baik secara parsial seperti PHP dan ASP, maupun full OOP seperti Java.
  2. Menentukan tools development yang cocok. Karena kita masih terkendala dengan masalah lisensi yang tidak murah, maka carilah peralatan development yang open source atau gratis, seperti PHPEdit, PSPad Edit, EditPlus dan lain-lain. Untuk Java, ada tool gratis yang bernama Netbeans.
  3. Belajar mengetik sepuluh jari. Ini mungkin kurang di sukai oleh sebagian orang, tapi sangat penting bagi seorang programmer, bagaimana dia berbuat dengan jari-jarinya, maka kemampuan menguasai papan keyboard menjadi syarat mutlak. Ada banyak software typing tutor gratis yang bisa di unduh di internet diantaranya adalah TypeFaster ,RapidTyping Tutor, FastType dan lainnya. Bila Anda sudah memiliki kecepatan ngetik 200cpm (karakter per menit) itu sudah cukup, berarti anda siap untuk menjadi programmer handal.
  4. Mencari buku yang tepat, mengapa saya katakan “mencari buku yang tepat?” Karena tidak semua buku petunjuk pemrograman bagus untuk di beli dan di pelajari. Kebanyakan adalah berisi tutorial semata, kurang bobot, karena pemrograman sesungguhnya bukan hanyak memanfaatkan tool, tapi lebih dari itu, konsep pemrograman yang benar harus di kuasai.
  5. Mencari mentor yang tepat. Mengapa mencari mentor. Seorang mentor atau instruktur tidak melulu kita dapatkan ketika kita mendaftar ke lembaga kursus tertentu. Mentor lebih dari sekedar guru, karena dia bisa kita tanya kapan saja bila kita menemui kesulitan. Sekali lagi, kita tidak perlu kursus untuk mendapatkan mentor ini, tetapi bila anda kemudian ikut kursus, itu lebih baik lagi. Mentor bisa berasal pula dari kalangan profesional yang aktif di millist-milist pemrograman. maka jangan malas untuk ikutan milist, biar pengetahuan anda bertambah.
  6. Mencari waktu yang tepat. Membuat program adalah bekerja dengan otak kita, maka otak kita butuh ketenangan saat bekerja. Dalam kondisi emosi, otak tidak akan bekerja dengan baik, maka menentukan waktu yang tepat untuk belajar pemrograman juga di perlukan.
  7. Carilah proyek kecil. Untuk mengasah kemampuan anda dalam membuat program, diperlukan latihan yang intens. Mencari proyek kecil-kecilan, seperti menyelesaikan tugas teman kuliah dan sebagainya bisa menjadi solusi tepat dan sekaligus bisa mendatangkan uang.





3.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan

a)      Programming in the large

Pengertian Oracle adalah database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS (Relational Data Base Management System) yang multi-platform. Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.
Server Oracle berisi Oracle Instance dan Oracle Database, dimana Oracle Instance berisi struktur memory yang disebut dengan  system-global-area (SGA) dan background-process yang dipergunakan oleh server Oracle untuk mengatur database.

1.      System Global Area
Struktur memory dari Oracle Instance berada pada daerah memory yang disebut SGA, yang berisi data dan informasi pengontrol untuk server Oracle. SGA dialokasikan pada virtual memory komputer tempat server Oracle berada. SGA
terdiri dari beberapa struktur memory yang meliputi :
  • Shared pool
Dipergunakan untuk menyimpan informasi seperti statement SQL yang baru saja dieksekusi dan data dari data dictionary yang baru saja dipergunakan.
  • Database buffer cache
Dipergunakan untuk menyimpan data yang baru saja dipergunakan.
  • Redo log buffer
Untuk meyimpan perubahan yang dibuat pada saat mengoperasikan database mnggunakan instance tersebut.
  • Java pool
Digunakan untuk menampung kode-kode program Java.
  • Large pool
Digunakan untuk menampung I/O request dan sebagai penampung dari backup
yang dilakukan recovery manager (RMAN).
  • Streams Pool = Digunakan untuk oracle streams, misalnya mengeluarkan pesan error, peringatan, pembersihan proses yang salah atau sudah tidak berguna lagi.
Oracle terdiri dari 2 komponen utama, yaitu Instance dan Database. Kedua komponen ini sangat berbeda namun saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.

Database merupakan kumpulan data yang disimpan ke dalam sebuah physical storage, sedangkan instance merupakan kumpulan dari proses oracle dan alokasi memory yang ada di Oracle.
Konfigurasi instance dan database ini dibedakan menjadi 2 cara. Yang pertama, satu instance mengakses satu database, dan yang kedua, beberapa instance yang berjalan pada server / komputer yang berbeda mengakses satu database yang sama. Pada konfigurasi yang kedua, oracle menyebutnya sebagai Oracle Real Aplication Cluster (RAC).

Komponen database terdiri atas beberapa file fisik, antara lain :

·         Datafile (tempat menyimpan semua data yang ada di Oracle seperti user data (table,index) dan data dictionary.)
·         Redo Log File (tempat catatan setiap transaksi yang terjadi di Oracle. Fungsi utama redo log file adalah untuk kebutuhan proses recovery.)
·         Control File (Control file berisi semua informasi file-file yang menjadi bagian dari database, seperti datafile dan redo log file.)
Secara umum komponen DBMS Oracle terdiri atas memory, proses, dan file-file. Lebih jauh lagi, komponen-komponen tersebut dikelompokkan sebagai berikut :
1.      Instance Memory yang disebut sebagai System Global Area (SGA), terdiri atas:
Y      Shared Pool (Libary Cache and Data Dictionary Cache),
Y      Database Buffer Cache,
Y      Redolog Buffer Cache,
Y      Java Pool,
Y      Large Pool.
Y      Back ground process: PMON, SMON, DBWR, LGWR, CKPT, dan lain-lain
2.      Database
- Datafile
- Control file
- Redo log file
3.      Komponen lain
- Process : Server Process, user process
- Memory : Program Global Area (PGA)
- File : Archived log, parameter, dan password file

keunggulan oracle dari database lainnya

Keunggulan-keunggulandatabase Oracle yang membuat Oracle sebagai produk database yang paling banyak dipakai adalah sebagai berikut:
1.      Scalability
2.      Reliability
3.      Stability
4.      Availability
5.      Multiplatform
6.      Mendukung Database berukuran besar
7.      Security
·         Scalability, kemampuan menangani banyak user yang Melakukan koneksi secara simultan tanpa berkurangnya performance secara signifikan. Dalam dokumentasinya, Oracle menyebutkan bahwa database Oracle dapat melayani puluhan ribu user secara simultan.
·         Reliability yang bagus, yaitu kemampuan untuk melindungi data dari kerusakan jikaterjadi kegagalan fungsi pada sistem seperti disk failure.
·         Stability, yaitu kemampuan untuk tidak crash karena beban yang tinggi.
·         Availability,yaitu kemampuan dalam penanganan crash atau failure agar service tetap.
·         Multiplatform, dapat digunakan pada banyak sistem operasi sepertiWindows, Unix, Linux dan Solaris.
·         Mendukung data yang berukuran besar. Berdasarkan dokumentasinya, Oracle dapat menampung data sampai 512 petabyte(1 petabyte= 1024 terabyte).
·         Security yang cukup handal.
  follow me twitter & join us fanspage porgrammkomputer
Diposkan oleh ricie di 27.10.12








3. Model Pembelajaran Small Group Discussion
a.      Pengertian
Secara sederhana pengertian small group discussion penulis uraikan sebagai berikut, small artinya kecil,  group artinya kelompok (dynamic group) kelompok dinamik, discussion artinya tukar pendapat untuk memecahkan suatu masalah/ mencari kebenaran.
Small group discussion  merupakan bagian dari banyak metode pembelajaran yang memacu keaktifan peserta didik. metode ini selain sebagai metode diskusi juga sebagai metode pemecahan masalah (problem solving). Small group discussion dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok. Pelaksanaannya dimulai dengan guru menyajikan permasalahan secara umum, kemudian masalah tersebut dibagi dalam sub masalah yang harus dipecahkan oleh setiap kelompok. Selesai diskusi dalam kelompok kecil, ketua kelompok menyajikan hasil diskusinya. Dalam small group discussion peserta didik membuat kelompok kecil (5 sampai 6 orang) untuk mendiskusikan bahan yang diberikan oleh guru atau bahan yang diperoleh sendiri oleh anggota kelompok tersebut.
Small group discussion adalah metode pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa untuk belajar secara lebih aktif dengan bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai sebuah tujuan yang ditetapkan. Dalam small group discussion siswa dirangsang untuk mengeksplorasi gagasan, meningkatkan pemahaman hal yang baru, teknik untuk memecahkan masalah, mendorong pengembangan berpikir dan berkomunikasi secara efektif, memperbaiki kerja sama kelompok, dan meningkatkan dan keterlibatan siswa dalam mengambil keputusan (Djamarah, 2005:159). Metode tersebut berpijak dari beberapa teori pembelajaran yang menekankan agar siswa dapat mandiri dan aktif dalam pembelajarannya.
Menurut Djamarah (2005: 157) pembelajaran dengan metode small group discussion berhubungan erat dengan keterampilan bertanya dasar dan lanjut, keterampilan penguatan, serta keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Tidak semua pembicaraan dalam small group dikatakan diskusi, tetapi yang dimaksud dengan pembelajaran small group discussion ini adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok individu dalam suatu interaksi tatap muka secara kooperatif untuk tujuan membagi informasi, membuat keputusan, dan memecahkan masalah. Dari pengertian tersebut, small group discussion memiliki empat karakteristik, yaitu: 1. Melibatkan sekelompok individu; 2. Melibatkan peserta dalam interaksi tatap muka tidak formal; 3. Memiliki tujuan dan kerja sama; 4. Serta mengikuti aturan.
Sedangkan menurut Roestiyah (2001: 5), mengajar dengan teknik small group discussion ini mengandung pengertian:
1.      Kelas dibagi dalam beberapa kelompok
2.      Mendorong partisipasi siswa secara individual
3.      Menghidupkan kegiatan kelas
4.      Mengembangkan rasa sosial diantara siswa, karena dapat membantu dalam memecahkan masalah secara bersama-sama.
5.      Mendorong siswa untuk saling mengungkapkan pendapat.
6.      Mendorong adanya pendekatan secara demokratis
7.      Membantu mengembangkan kepemimpinan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa small group discussion adalah Metode pembelajaran yang membahas suatu topik yang dilakukan oleh kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang antara siswa dengan siswa.
b.      Tujuan
1)      Melatih kemampuan berkomunikasi dengan orang lain
2)      Melatih siswa untuk mencapai metode pembelajaran student centered learning
3)      Menambah pengetahuan dan informasi
4)      Saling membantu sesama anggota kelompok
5)      Agar Peserta didik mempunyai keterampilan di dalam memecahkan masalah, baik terkait pokok pada pembelajaran maupun persoalan yang di hadapi di dalam kehidupansehari-hari.
6)       Melatih siswa belajar dengan orang lain, karena belajar tidak harus dengan guru
7)      Melatih siswa bagaimana cara menanggapi orang lain
8)      Melatih siswa bagaimana memelihara kekompakan
9)      Belajar tentang teknik-teknik pengambilan keputusan
Tujuan dari small group discussion ini adalah:
1)      Diskusi mendorong siswa untuk aktif menggunakan pengetahuan dan pengalamanya dalam memecahkan masalah tanpa bergantung pada orang lain.
2)      Siswa mampu menyampaikan pendapat secara lisan. Sebab hal ini diperlukan untuk kehidupan yang demokratis.
3)      Diskusi memberi kemungkinan pada siswa untuk belajar kritis dan berpartisipasi dalam pembicaraan untuk memecahkan suatu masalah secara bersama.
4)      Dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk menggunakan keterampilan bertanya dan membahas suatu masalah.
5)      Dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih intensif mengadakan penyelidikan mengenai suatu kasus masalah.
6)      Dapat mengembangkan bakat kepemimpinan dan mengerjakan keterampilan berdiskusi.
7)      Dapat memungkinkan guru untuk lebih memperhatikan siswa sebagai individu dalam belajar.
8)      Dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan rasa menghargai atau menghormati temannya, menghargai pendapat orang lain, yang mana mereka saling membantu kelompok dalam usaha untuk mencapai tujuan bersama (Roestiyah, 2001: 6).
Adapun aktivitas small group discussion dapat berupa:
1.      Membangkitkan ide.
2.      Menyimpulkan poin penting.
3.      Mengasah tingkat skills dan pengetahuan.
4.      Mengkaji kembali topik sebelumnya.
5.      Menalaah latihan, quiz, tugas menulis.
6.      Memproses outcome pembelajaran pada akhir kelas.
7.      Memberi komentar tentang jalannya pembelajaran.
8.      Membandingkan teori, isu dan interpretasi.
9.      Menyelesaikan masalah.
10.  Brainstroming.
Dapat disimpulkan bahwa tujuan dari small group discussion adalah :
1.      Menggali ide
2.      Menyimpulkan poin penting
3.      Mengakses banyak skill siswa
4.      Mengkaji kembali topik sebelumnya
5.      Membandingkan teori
6.      Untuk menyelesaikan masalah
7.      Saling membantu anggota kelompok


Referensi :
Tidak ada komentar:
- See more at: http://alviss1.blogspot.com/2014/09/perangkat-lunak-sebagai-produk.html#sthash.M9ibuI3Z.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar