TUGAS
ENGENHARIA SOFTWARE
OLEH
Nama :
Policarpos do Nascimento
Nim : 13.04.01.205
Smster :
VI/E
Fakultas : Teknik
Jurusan : Informatik
UNIVERSIDADE ORIENTAL TIMOR LOROSA’E
(UNITAL)
2015
1 . Faktor –Faktor yang
mempengaruhi Munculnya Software Eng
A. Pengantar
Berbicara tentang rekayasa perangkat lunak,
bukanlah berbicara tentang pemrograman untuk membangun sebuah perangkat lunak.
Apa yang dibahas di dalam rekayasa perangkat lunak adalah kegiatan-kegiatan
yang dilakukan untuk membangun perangkat lunak dan kegiatan yang menaunginya
sehingga perangkat lunak yang dihasilkan sesuai dengan standar mutu yang
ditentukan.
Dalam Rekayasa Perangkat Lunak umumnya ada beberapa kegiatan yang
senantiasa ada pada model proses apapun : identifikasi kebutuhan, desain,
pengkodean, penerapan, dan pemeliharaan.Kegiatan lain yang menaungi rekayasa
perangkat lunak adalah jaminan mutu perangkat lunak [SQA- Software Quality
Assurance]. Semua Proses tersebut akan dipengaruhi oleh tiga pihak yaitu SPONSOR,
USER, dan DEVELOPER.
B. Latar belakang Disiplin
Rekayasa Perangkat Lunak
Faktor-faktor
yang melatarbelakangi munculnya RPL :
Y Ketidakmampuan
organisasi memprediksi waktu, usaha dan biaya untuk membangun perangkat lunak
Y Perubahan nisbah/rasio
beaya perangkat keras thd harga perangkat lunak
Y Kemajuan pesat perangkat
keras
Y Kemajuan dalam
teknik-teknik pembuatan perangkat lunak
Y Tuntutan yang lebih
tinggi thd jumlah perangkat lunak
Y Tuntutan yang lebih
tinggi thd mutu perangkat lunak
Y Meningkatnya peran
pemeliharaan
C. Pengertian Perangkat
Lunak [Software]
Sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer,
data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau
instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat
lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah.
D. Jenis Perangkat Lunak
Berdasarkan
cara pembuatan ada 2 :
a.
Perangkat Lunak Generik (Generic Software)
Merupakan perangkat lunak yang berdiri sendiri
(stand alone) dengan menggunakan standar tertentu yang diproduksi oleh
organisasi pengembang perangkat lunak (vendor) dan biasa dijual secara bebas dan
siapapun dapat membeli.
b.
Perangkat Lunak Pesanan (Order Software)
Merupakan perangkat lunak yang dipesan oleh
pelanggan tertentu kepada pengembang perangkat lunak (vendor) untuk memenuhi
kebutuhan fungsi tertentu yang dikehendaki pemesan.
E. Perbedaan PENTING!
Pada produk generik, organisasi yang mengembangkan perangkat lunak
mengontrol spesifikasi perangkat lunak. Sedangkan pada produk pesanan,
spesifikasi biasanya dikembangkan dan dikontrol oleh organisasi yang membeli
perangkat lunak tersebut.
Berdasarkan
penggunaan ada 8 :
a. System Software
Perangkat lunak yang
bertanggungjawab untuk mengendalikan, mengintegrasikan, dan mengelola komponen
perangkat keras atau perangkat lunak lainnya tanpa melihat jenjang dari
perangkat lunak tersebut.
b. Real-Time Software
Perangkat lunak yang
dgunakan un memonitor, meng-analisa, dan mengendalikan tiap peristiwa yang
terjadi secara langsung.
c. Businees Software
Perangkat keras yang
dipergunakan untuk mengelola kerumitan proses bisnis dalam organisasi,
perangkat ini biasanya ter-integrasi satu dengan yang lainnya membentuk sebuah
jejaring system dalam organisasi yang kemudian di dalam organisasi disebut
Management Information System.
d. Engineering and Scientific software
e. Perangkat keras yang
disusun secara khusus mengikut sertakan berbagai rumus-rumas pada ilmu
pengetahuan tertentu, perangkat lunak ini bisanya dilakukan untuk proses
simulasi suatu kejadian.
f. Embedded software
perangkat lunak ini
sebagai pengendali terhadap peralatan tersebut , misal keypad pada perangkat
rumah tangga, panel control mobil, perangkat, instrument pemutus arus pada
pembangkit listrik dan lain-lain.
g. Personal Software
Perangkat lunak yang
dibuat untuk membantu menyelesaikan/memenuhi pekerjaan manusia secara
individual.
h. Web base software
Perangkat lunak yang
dipergunakan untuk menjalankan bernagai perintah pada jejaring internet.
i.
Artificial intelligence software
Perangkat lunak ini
dibuat untuk menyelesaikan pekerjaan rumit dan non numerical algorithm,
menggunakan metoda neumal network.
F. Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa perangkat lunak berasal dari 2 kata yaitu Software(
Perangkat Lunak) dan Engineering (Rekayasa).
Perangkat Lunak (Software) adalah source code pada suatu program
atau sistem. Engineering atau
Rekayasa adalah aplikasi terhadap pendekatan sistematis yang berdasar atas ilmu
pengetahuan dan matematis serta aplikasi tentang produksi terhadap
struktur,mesin, produk, proses atau sistem. RPL adalah
pendekatan sistematis untuk merekayasa perangkat lunak yang handal/bermutu,
tepat waktu dan dengan biaya yang optimal.
G. Karakteristik Perangkat
Lunak
Y Maintanability (Dapat
Dirawat), Perangkat Lunak harus dapat memenuhi perubahan kebutuhan
Y Dependability, Perangkat
Lunak harus dapat dipercaya
Y Efisiensi, Perangkat
Lunak harus efisien dalam penggunaan resource
Y Usability, Perangkat
Lunak harus dapat digunakan sesuai dengan yang Direncanakan
H. Mutu Perangkat Lunak
Seperti bahasan yang diatas tadi, sebuah Perangkat Lunak
dipengaruhi oleh 3 pihak. Ketiga pihak tersebut sangat berperan aktif mulai
dari proses awal sampai proses penerapan perangkat lunak tersebut. Mutu
Perangkat Lunak dapat disebut baik atau buruk tergantung dengan kerjasama
ketiga pihak yaitu
a.
Sponsor
Seseorang atau organisasi yang
membiayai/membayar selama pengembangan perangkat lunak
b.
User
Seseorang yang secara langsung berinteraksi
terhadap eksekusi perangkat lunak. (Yang menggunakan/menikmati Perangkat Lunak
tersebut)
c.
Developer
Seseorang atau Organisasi yang memberikan
modifikasi atau yang membuat perangkat lunak tersebut.
Gambar 1.1. Gambar Sisi Pandang dari komponen kategori terhadap
Mutu Perangkat Luna
2. Terdapat hal-hal yang dapat menjadi
bahan pertimbangan dalam pemilihan bahasa pemrograman
Sebelum seseorang
terjun ke dalam bidang pemrograman, ada beberapa syarat yang harus di penuhi, biar
belajar pemrograman ini tidak menjemukan, diantaranya adalah :
- Hobi atau senang dengan utak-atik, hal ini mutlak di perlukan, karena kesenanganlah yang membuat programming menjadi menarik dan tidak menakutkan, serta tidak menjemukan.
- High curiousity, yakni rasa penasaran yang tinggi. Yakni bagaimana memecahkan sebuah masalah pemrograman sampai ketemu dan selesai masalahnya, bahkan mungkin tidak bisa tidur, bagaimana menyelesaikan masalah itu.
- Mau belajar. Jadi seorang programmer jangan mudah puas, harus terus mengasah skill dan kemampuan biar bisa bersaing dengan yang lainnya.
- Bisa bahasa inggris minimal pasif, mengingat semua manual pemrograman saat ini kebanyakan masih berbahasa inggris. Tapi dengan adanya Google Translator, mungkin masalah ini sebentar lagi teratasi.
Keempat syarat di
atas mungkin bukanlah syarat mutlak, tetapi minimal harus dimiliki oleh seorang
programmer.
- Menentukan bahasa pemrograman yang cocok. Bahasa pemrograman yang mudah di pelajari belum tentu cocok dengan karakter kita, karena bahasa pemrograman yang bagus itu tidak hanya mudah di pelajari, tetapi menyediakan fitur-fitur yang cukup lengkap untuk membuat suatu aplikasi yang kita inginkan. Bila orientasi kita adalah bidang pekerjaan yang nanti kita tekuni, maka carilah bahasa pemrograman yang paling banyak di pakai di dunia, seperti Java, PHP, C++, ASP dan lain-lain. Bahasa pemrograman tersebut mendukung konsep OOP baik secara parsial seperti PHP dan ASP, maupun full OOP seperti Java.
- Menentukan tools development yang cocok. Karena kita masih terkendala dengan masalah lisensi yang tidak murah, maka carilah peralatan development yang open source atau gratis, seperti PHPEdit, PSPad Edit, EditPlus dan lain-lain. Untuk Java, ada tool gratis yang bernama Netbeans.
- Belajar mengetik sepuluh jari. Ini mungkin kurang di sukai oleh sebagian orang, tapi sangat penting bagi seorang programmer, bagaimana dia berbuat dengan jari-jarinya, maka kemampuan menguasai papan keyboard menjadi syarat mutlak. Ada banyak software typing tutor gratis yang bisa di unduh di internet diantaranya adalah TypeFaster ,RapidTyping Tutor, FastType dan lainnya. Bila Anda sudah memiliki kecepatan ngetik 200cpm (karakter per menit) itu sudah cukup, berarti anda siap untuk menjadi programmer handal.
- Mencari buku yang tepat, mengapa saya katakan “mencari buku yang tepat?” Karena tidak semua buku petunjuk pemrograman bagus untuk di beli dan di pelajari. Kebanyakan adalah berisi tutorial semata, kurang bobot, karena pemrograman sesungguhnya bukan hanyak memanfaatkan tool, tapi lebih dari itu, konsep pemrograman yang benar harus di kuasai.
- Mencari mentor yang tepat. Mengapa mencari mentor. Seorang mentor atau instruktur tidak melulu kita dapatkan ketika kita mendaftar ke lembaga kursus tertentu. Mentor lebih dari sekedar guru, karena dia bisa kita tanya kapan saja bila kita menemui kesulitan. Sekali lagi, kita tidak perlu kursus untuk mendapatkan mentor ini, tetapi bila anda kemudian ikut kursus, itu lebih baik lagi. Mentor bisa berasal pula dari kalangan profesional yang aktif di millist-milist pemrograman. maka jangan malas untuk ikutan milist, biar pengetahuan anda bertambah.
- Mencari waktu yang tepat. Membuat program adalah bekerja dengan otak kita, maka otak kita butuh ketenangan saat bekerja. Dalam kondisi emosi, otak tidak akan bekerja dengan baik, maka menentukan waktu yang tepat untuk belajar pemrograman juga di perlukan.
- Carilah proyek kecil. Untuk mengasah kemampuan anda dalam membuat program, diperlukan latihan yang intens. Mencari proyek kecil-kecilan, seperti menyelesaikan tugas teman kuliah dan sebagainya bisa menjadi solusi tepat dan sekaligus bisa mendatangkan uang.
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
a) Programming in the large
Pengertian
Oracle adalah database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu
sistem manajemen basis data RDBMS (Relational Data Base Management System) yang
multi-platform. Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh
Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software
Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan
ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.
Server
Oracle berisi Oracle Instance dan Oracle Database, dimana Oracle
Instance berisi struktur memory yang disebut dengan system-global-area
(SGA) dan background-process yang dipergunakan oleh server Oracle
untuk mengatur database.
1. System Global Area
Struktur memory dari Oracle Instance
berada pada daerah memory yang disebut SGA, yang berisi data dan informasi
pengontrol untuk server Oracle. SGA dialokasikan pada virtual memory komputer
tempat server Oracle berada. SGA
terdiri dari beberapa struktur memory yang meliputi :
terdiri dari beberapa struktur memory yang meliputi :
- Shared pool
Dipergunakan
untuk menyimpan informasi seperti statement SQL yang baru saja dieksekusi dan
data dari data dictionary yang baru saja dipergunakan.
- Database buffer cache
Dipergunakan
untuk menyimpan data yang baru saja dipergunakan.
- Redo log buffer
Untuk
meyimpan perubahan yang dibuat pada saat mengoperasikan database mnggunakan
instance tersebut.
- Java pool
Digunakan
untuk menampung kode-kode program Java.
- Large pool
Digunakan
untuk menampung I/O request dan sebagai penampung dari backup
yang dilakukan recovery manager (RMAN).
yang dilakukan recovery manager (RMAN).
- Streams Pool = Digunakan untuk oracle streams, misalnya mengeluarkan pesan error, peringatan, pembersihan proses yang salah atau sudah tidak berguna lagi.
Oracle terdiri dari 2 komponen
utama, yaitu Instance dan Database. Kedua komponen ini sangat berbeda namun
saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.
Database merupakan kumpulan data yang
disimpan ke dalam sebuah physical storage, sedangkan instance
merupakan kumpulan dari proses oracle dan alokasi memory yang ada di Oracle.
Konfigurasi instance dan database
ini dibedakan menjadi 2 cara. Yang pertama, satu instance mengakses satu
database, dan yang kedua, beberapa instance yang berjalan pada server /
komputer yang berbeda mengakses satu database yang sama. Pada konfigurasi yang
kedua, oracle menyebutnya sebagai Oracle Real Aplication Cluster (RAC).
Komponen database terdiri atas
beberapa file fisik, antara lain :
·
Datafile (tempat menyimpan semua data yang
ada di Oracle seperti user data (table,index) dan data dictionary.)
·
Redo
Log File (tempat
catatan setiap transaksi yang terjadi di Oracle. Fungsi utama redo log file
adalah untuk kebutuhan proses recovery.)
·
Control
File (Control
file berisi semua informasi file-file yang menjadi bagian dari database,
seperti datafile dan redo log file.)
Secara umum komponen DBMS Oracle
terdiri atas memory, proses, dan file-file. Lebih jauh lagi, komponen-komponen
tersebut dikelompokkan sebagai berikut :
1. Instance
Memory yang disebut sebagai System Global Area (SGA), terdiri atas:
Y Shared Pool (Libary Cache and Data
Dictionary Cache),
Y Database Buffer Cache,
Y Redolog Buffer Cache,
Y Java Pool,
Y Large Pool.
Y Back ground process: PMON, SMON,
DBWR, LGWR, CKPT, dan lain-lain
2. Database
- Datafile
- Control file
- Redo log file
- Datafile
- Control file
- Redo log file
3. Komponen
lain
- Process : Server Process, user process
- Memory : Program Global Area (PGA)
- File : Archived log, parameter, dan password file
- Process : Server Process, user process
- Memory : Program Global Area (PGA)
- File : Archived log, parameter, dan password file
keunggulan oracle dari database
lainnya
Keunggulan-keunggulandatabase Oracle yang membuat Oracle
sebagai produk database yang paling banyak dipakai adalah sebagai berikut:
1. Scalability
2. Reliability
3. Stability
4. Availability
5. Multiplatform
6. Mendukung Database berukuran besar
7. Security
·
Scalability,
kemampuan menangani banyak user yang Melakukan koneksi secara simultan tanpa
berkurangnya performance secara signifikan. Dalam dokumentasinya, Oracle
menyebutkan bahwa database Oracle dapat melayani puluhan ribu user secara
simultan.
·
Reliability
yang bagus, yaitu kemampuan untuk melindungi data dari kerusakan jikaterjadi
kegagalan fungsi pada sistem seperti disk failure.
·
Stability,
yaitu kemampuan untuk tidak crash karena beban yang tinggi.
·
Availability,yaitu
kemampuan dalam penanganan crash atau failure agar service tetap.
·
Multiplatform,
dapat digunakan pada banyak sistem operasi sepertiWindows, Unix, Linux dan
Solaris.
·
Mendukung
data yang berukuran besar. Berdasarkan dokumentasinya, Oracle dapat menampung
data sampai 512 petabyte(1 petabyte= 1024 terabyte).
·
Security
yang cukup handal.
follow me twitter & join us fanspage porgrammkomputer
Diposkan oleh ricie di 27.10.12
3. Model Pembelajaran Small Group Discussion
a. Pengertian
Secara sederhana pengertian small group
discussion penulis uraikan sebagai berikut, small artinya
kecil, group artinya kelompok (dynamic group) kelompok
dinamik, discussion artinya tukar pendapat untuk memecahkan
suatu masalah/ mencari kebenaran.
Small group discussion merupakan bagian dari banyak metode pembelajaran yang
memacu keaktifan peserta didik. metode ini selain sebagai metode diskusi juga
sebagai metode pemecahan masalah (problem solving). Small group
discussion dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok.
Pelaksanaannya dimulai dengan guru menyajikan permasalahan secara umum,
kemudian masalah tersebut dibagi dalam sub masalah yang harus dipecahkan oleh
setiap kelompok. Selesai diskusi dalam kelompok kecil, ketua kelompok menyajikan
hasil diskusinya. Dalam small group discussion peserta
didik membuat kelompok kecil (5 sampai 6 orang) untuk mendiskusikan bahan yang
diberikan oleh guru atau bahan yang diperoleh sendiri oleh anggota kelompok
tersebut.
Small group discussion adalah metode
pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa untuk belajar secara lebih
aktif dengan bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai sebuah tujuan yang
ditetapkan. Dalam small group discussion siswa dirangsang untuk mengeksplorasi
gagasan, meningkatkan pemahaman hal yang baru, teknik untuk memecahkan masalah,
mendorong pengembangan berpikir dan berkomunikasi secara efektif, memperbaiki
kerja sama kelompok, dan meningkatkan dan keterlibatan siswa dalam mengambil
keputusan (Djamarah, 2005:159). Metode tersebut berpijak dari beberapa teori
pembelajaran yang menekankan agar siswa dapat mandiri dan aktif dalam
pembelajarannya.
Menurut Djamarah (2005: 157)
pembelajaran dengan metode small group discussion berhubungan erat dengan
keterampilan bertanya dasar dan lanjut, keterampilan penguatan, serta
keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Tidak semua pembicaraan dalam small
group dikatakan diskusi, tetapi yang dimaksud dengan pembelajaran small group
discussion ini adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok
individu dalam suatu interaksi tatap muka secara kooperatif untuk tujuan
membagi informasi, membuat keputusan, dan memecahkan masalah. Dari pengertian
tersebut, small group discussion memiliki empat karakteristik, yaitu: 1.
Melibatkan sekelompok individu; 2. Melibatkan peserta dalam interaksi tatap
muka tidak formal; 3. Memiliki tujuan dan kerja sama; 4. Serta mengikuti
aturan.
Sedangkan menurut Roestiyah (2001: 5), mengajar dengan teknik small group discussion ini mengandung pengertian:
Sedangkan menurut Roestiyah (2001: 5), mengajar dengan teknik small group discussion ini mengandung pengertian:
1. Kelas dibagi dalam beberapa kelompok
2. Mendorong partisipasi siswa secara individual
3. Menghidupkan kegiatan kelas
4. Mengembangkan rasa sosial diantara siswa, karena dapat
membantu dalam memecahkan masalah secara bersama-sama.
5. Mendorong siswa untuk saling mengungkapkan pendapat.
6. Mendorong adanya pendekatan secara demokratis
7. Membantu mengembangkan kepemimpinan
Dari penjelasan diatas
dapat disimpulkan bahwa small group discussion adalah Metode pembelajaran yang membahas
suatu topik yang dilakukan oleh kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang
antara siswa dengan siswa.
b. Tujuan
1) Melatih
kemampuan berkomunikasi dengan orang lain
2) Melatih
siswa untuk mencapai metode pembelajaran student centered learning
3) Menambah
pengetahuan dan informasi
4) Saling
membantu sesama anggota kelompok
5) Agar
Peserta didik mempunyai keterampilan di dalam memecahkan masalah, baik terkait
pokok pada pembelajaran maupun persoalan yang di hadapi di dalam
kehidupansehari-hari.
6) Melatih siswa belajar dengan orang lain,
karena belajar tidak harus dengan guru
7) Melatih
siswa bagaimana cara menanggapi orang lain
8) Melatih
siswa bagaimana memelihara kekompakan
9) Belajar
tentang teknik-teknik pengambilan keputusan
Tujuan dari small group discussion ini adalah:
1)
Diskusi mendorong siswa untuk aktif menggunakan pengetahuan
dan pengalamanya dalam memecahkan masalah tanpa bergantung pada orang lain.
2)
Siswa mampu menyampaikan pendapat secara lisan. Sebab hal ini
diperlukan untuk kehidupan yang demokratis.
3)
Diskusi memberi kemungkinan pada siswa untuk belajar kritis
dan berpartisipasi dalam pembicaraan untuk memecahkan suatu masalah secara
bersama.
4)
Dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk menggunakan
keterampilan bertanya dan membahas suatu masalah.
5)
Dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih intensif
mengadakan penyelidikan mengenai suatu kasus masalah.
6)
Dapat mengembangkan bakat kepemimpinan dan mengerjakan
keterampilan berdiskusi.
7)
Dapat memungkinkan guru untuk lebih memperhatikan siswa
sebagai individu dalam belajar.
8)
Dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan
rasa menghargai atau menghormati temannya, menghargai pendapat orang lain, yang
mana mereka saling membantu kelompok dalam usaha untuk mencapai tujuan bersama
(Roestiyah, 2001: 6).
Adapun aktivitas small group discussion dapat berupa:
1.
Membangkitkan ide.
2.
Menyimpulkan poin penting.
3.
Mengasah tingkat skills dan pengetahuan.
4.
Mengkaji kembali topik sebelumnya.
5.
Menalaah latihan, quiz, tugas menulis.
6.
Memproses outcome pembelajaran pada akhir kelas.
7.
Memberi komentar tentang jalannya pembelajaran.
8.
Membandingkan teori, isu dan interpretasi.
9.
Menyelesaikan masalah.
10. Brainstroming.
Dapat disimpulkan
bahwa tujuan dari small group discussion adalah :
1.
Menggali ide
2.
Menyimpulkan poin penting
3.
Mengakses banyak skill siswa
4.
Mengkaji kembali topik sebelumnya
5.
Membandingkan teori
6.
Untuk menyelesaikan masalah
7.
Saling membantu anggota kelompok
Referensi :
- See more at:
http://alviss1.blogspot.com/2014/09/perangkat-lunak-sebagai-produk.html#sthash.M9ibuI3Z.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar